Kota Serang | Wali Kota Serang, Budi Rustandi, resmi meluncurkan sekaligus mensosialisasikan program Serang Mengaji di hadapan para ulama, pimpinan organisasi Islam, serta camat dan lurah se-Kota Serang, Kamis (28/8/2025). Acara tersebut digelar di salah satu hotel di Kota Serang.
Dalam sambutannya, Budi menegaskan seluruh lembaga pemerintahan dan organisasi masyarakat Islam wajib mendukung program ini. Ia berharap tercipta kolaborasi yang solid bersama alim ulama dari FSPP, LPTQ, MUI, dan lainnya.
“Harapan besar saya ketika program ini sudah berjalan, anak-anak kita senang membaca Al-Qur’an sebagai dasar akhlak dan masa depan,” ujar Budi Rustandi.
Tak hanya masyarakat, program Serang Mengaji juga diwajibkan di sekolah. Menurut Budi, siswa SD dan SMP di Kota Serang harus membaca Al-Qur’an minimal 10–15 menit sebelum pelajaran dimulai.
“Program ini bukan hanya habis Magrib saja, tapi di sekolah juga wajib sebelum memulai belajar mereka membaca Al-Qur’an,” jelasnya.
Wali Kota mengaku prihatin dengan fenomena sosial di kalangan anak muda yang kerap terjerumus geng motor dan perilaku menyimpang. Karena itu, ia menilai pembiasaan mengaji sejak dini dapat menjadi benteng akhlak generasi mendatang.
“Banyak anak muda ikut geng motor, melakukan hal-hal yang tidak baik. Nah, ini kita mulai sekarang dari dasar. Selain dari pelajaran agama di sekolah, kita dorong dengan gemar mengaji,” tegasnya.
Program Serang Mengaji juga bakal diterapkan di lingkungan pemerintahan. Budi memastikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut serta, bahkan dirinya siap memberi contoh langsung.
“Iya, nanti saya contohin. Saya ngaji begitu. Ikut ngaji saya. Nanti ngaji di OPD juga,” pungkasnya.
Laporan: Saipul Bahri
Editor: Dodi Surya Pratama









