Kabupaten Tangerang | Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali mencuri perhatian publik setelah berhasil meraih predikat Pasar Tertib Ukur (PTU) pada ajang Penganugerahan Penghargaan Perlindungan Konsumen 2025 yang digelar Kementerian Perdagangan RI. Prestasi ini membuat Tangerang menjadi salah satu daerah yang dinilai paling serius menjaga kejujuran transaksi di pasar-pasar tradisionalnya.
Penghargaan PTU diberikan hanya kepada daerah yang mampu memastikan seluruh pasar di wilayahnya memenuhi standar ketertiban alat ukur mulai dari timbangan hingga takaran tanpa ditemukan satu pun praktik kecurangan dalam transaksi jual beli.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati, menyebut pencapaian ini bukan hadiah instan, melainkan hasil kerja keras panjang seluruh jajaran dan dukungan para pedagang serta masyarakat.
“Ini bukti bahwa komitmen kami untuk menjaga perdagangan yang jujur itu nyata. Kami akan terus memperkuat pembinaan dan pengawasan. Perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Pemkab Tangerang disebut semakin tegas dalam memastikan setiap transaksi berlangsung transparan. Penguatan sistem pengawasan alat ukur di pasar pun menjadi strategi utama dalam menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat dan aman.
Kepala Bidang Kemetrologian, Ferry Saputra, mengungkapkan bahwa pada 2025 pihaknya telah menggelar Sidang Tera Ulang di 34 pasar yang tersebar di 29 kecamatan. Seluruh alat ukur pedagang diperiksa, ditera ulang, hingga diberikan tanda tera sah.
“Rangkaian kegiatan ini sangat menentukan keberhasilan Kabupaten Tangerang meraih predikat PTU,” tegasnya.
Ferry menambahkan, tera ulang bukan sekadar kewajiban teknis, tetapi bentuk pelayanan publik untuk menjamin alat ukur bekerja akurat dan sesuai aturan. Dengan begitu, konsumen tidak dirugikan, sementara pedagang memiliki alat ukur yang terstandar dan siap diaudit kapan pun.
“Kami ingin prestasi ini menjadi pemicu agar semua pasar terus meningkatkan kualitas layanan dan patuh terhadap aturan kemetrologian. Kepercayaan masyarakat harus dijaga, dan Tangerang menargetkan ekosistem perdagangan yang makin tertib dan adil,” kata Ferry.
Prestasi ini sekaligus menempatkan Kabupaten Tangerang sebagai salah satu daerah yang paling siap memperkuat perlindungan konsumen di Indonesia.









