Hari Air Dunia Ke-32, Bupati Tatu Ajak Masyarakat Jaga Sungai

By Redaksi / 22/03/2024
IMG_20240322_140746
Spread the love

SERANG, PB|Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mangajak semua kalangan untuk meningkatkan kesadaran akan kelestarian air untuk menjaga keberlangsungan air dinilai sebagai tugas bersama.

“Hari Air Sedunia merupakan peristiwa yang mengingatkan kita agar dapat memanfaatkan air secara efisien, sehingga kelestariannya dapat terpelihara dengan baik,” kata Tatu saat sambutan memperingati HAD 2024 di Pendopo Bupati Serang, Banten, dengan tema “air untuk perdamaian.” Jumat (22/3/2024).

Dikatakan Tatu, banjir menjadi salah satu tantangan utama yang perlu kita atasi banjir bukan hanya mengancam keselamatan jiwa dan harta benda tetapi juga berdampak negatif pada sektor ekonomi dan kehidupan sehari-hari masyarakat kita perlu meningkatkan kesiapan dalam menghadapi banjir dengan membangun infrastruktur yang tangguh dan memperkuat koordinasi antar instansi terkait.

“Air adalah aset berharga yang harus kita jaga bersama namun saat ini Kabupaten Serang sedang dihadapkan pada dua masalah yang mendesak yaitu banjir dan sampah,” katanya.

Selain itu kata Tatu, persoalan sampah juga menjadi masalah serius yang harus segera kita selesaikan, sampah yang tidak terkelola dengan baik oleh karena itu kita perlu berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan sampah secara terpadu mulai dari pengurangan sampah daur ulang, hingga pengolahan limbah yang ramah lingkungan dalam rangka mencapai kehandalan air di Kabupaten Serang.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat atau pemerintah swasta akademisi, lsm, media, berkomunikasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air,” katanya.

Masih kata Tatu, dalam rangka kegiatan juga perlu perlu saya sampaikan untuk menerapkan konsep dasar yaitu kolaborasi dan sudah di antara pemerintah akademik pelaku usaha masyarakat konsep ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dan kesejahteraan antara teoritas stakeholder tersebut dalam mengatasi permasalahan yang kompleks dan memutuskan pembangunan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan kita dapat mewujudkan melalui kerjasama yang saling berpesan untuk kebijakan yang tepat dan partisipasi aktif dari semua pihak diharapkan masyarakat, banjir dan sampah di Kabupaten Serang dapat diatasi secara efektif efisien,” katanya.

Terpisah, Yadi mengatakan, peringatan Hari Air Sedunia menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyadari betapa pentingnya sungai di Kabupaten Serang bagi kehidupan. Untuk itu, pihaknya menggandeng berbagai pihak untuk berkolaborasi memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kita bekerja sama dengan komunitas peduli sungai aksinya itu ialah pertama akan menyampaikan edukasi-edukasi mengenai kepedulian sungai dari komunitas kepada masyarakat, kepada sekolah-sekolah dan masyarakat lainnya,” katanya (Ts/Red)

Redaksi

Related posts

Newsletter

Dapatkan notifikasi beita terbaru.

ban11

Recent News