Proyek Jalan Lingkungan Paving Block di Desa Kosambi Dalem Tangerang Disoroti 

By Redaksi / 12/10/2023
IMG-20231012-WA0032
Spread the love

TANGERANG, PB|Pelaksanaan pembangunan proyek jalan lingkungan Paving Block, di Kampung Koja RT 05/02 Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2023 Dinas Perumahan Dan Permukiman Provinsi Banten, disoroti aktivis.

Pasalnya kegiatan Paving Block tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi, hal itu dikatakan Jamin selaku Lembaga Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (APKAN).

Jamin mengatakan, pekerjaan proyek pembangunan jalan lingkung Paving Block di Kampung Koja RT 05/02 ini diduga dikerjakan asal jadi.

“Seperti terlihat dalam pekerjaan tersebut. Paving Block bekas bangunan lama yang ada dilokasi tersebut tidak dilakukan pembongkaran,” ujarnya kepada media, Kamis (05/10/2023).

Selain itu, sambung Jamin. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, dalam pemberian beskos/pengerasan sebagai lapisan bawah dalam kegiatan itu, tidak dilakukan secara merata. Sehingga kualitas dari kegiatan ini sangat di ragukan.

“Tadi saya nanya sama seorang petukang yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan bahwa, kegiatan tersebut memiliki volume Panjang 50M dan Lebar 3M, dan soal papan informasi proyek petukang menjawab tidak tau, dan tidak ada,” jelasnya.

Tim media coba mengkonfirmasi Rhmt selaku kontraktor kegiatan tersebut dengan mendatangi kediamannya, namun sayangnya ketika tim media datang. Rhmt menyuruh tim media untuk ke Wanda yang diduga selaku Pelaksana Kegiatan.

“Ke si Wanda aja ya ke lokasi,” ujar Rhmt kepada media.

Sementara itu, dikatakan Wanda yang diduga salah seorang pelaksana kegiatan tersebut ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, kegiatan tersebut memiliki Panjang 50Meter dan Lebar 3Meter.

“Ia kegiatan paving ini di jadikan dua lokasi, yang di lokasi itu (RT 05/02) Panjang 50meter dan Lebar 3meter,” kata Wanda.

Ketika ditanya kenapa tidak dilakukan pembongkaran menyeluruh terhadap Paving Block bekas bangunan lama tersebut, Ia menjawab atas keinginan masyarakat setempat.

“Konsultan memang ngomong ke saya agar Paving Block bekas tersebut di bongkarnya. Akan tetapi, masyarakat setempat menginginkan bekas Paving Block dilokasi itu agar dibiarkan dan jangan di bongkar,” ujarnya. (Sni)

Redaksi

Related posts

Newsletter

Dapatkan notifikasi beita terbaru.

ban11

Recent News