Kota Tangerang | Pemerintah Kota Tangerang menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyatakan seluruh elemen kota mulai dari pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, hingga media memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Dialog Publik Bersama Pemuda bertema “BerSAMA Pemuda Berkarya Membangun Kota”, yang diikuti komunitas pemuda, praktisi lingkungan hidup, serta perwakilan RT/RW.
Menurutnya, kolaborasi pentahélix menjadi fondasi pembangunan masa kini. Ia menegaskan bahwa membangun kota dan bangsa adalah kerja bersama, bukan kerja satu organisasi semata.
“Tidak ada organisasi yang bisa berjalan sendiri. Mereka saling menguatkan dan memastikan keamanan, kenyamanan, hingga kesejahteraan kota,” ujarnya.
Sachrudin juga menekankan bahwa sejarah perjalanan bangsa selalu digerakkan oleh energi pemuda. Karena itu, ia meminta generasi muda Tangerang untuk terus mengasah kreativitas, karakter, dan kepedulian sosial.
“Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi pemain utama,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, yang hadir menutup kegiatan tersebut, turut mengingatkan pentingnya eksplorasi potensi diri bagi setiap pemuda. Menurutnya, kedewasaan bukan diukur dari usia, melainkan dari kemampuan seseorang mengeksplorasi diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Profesi apa pun, baik pengusaha, mahasiswa, maupun pekerja, kesuksesan berawal dari kemampuan mengenali diri. Tanpa itu, langkah kita berhenti sebelum sampai tujuan,” kata Maryono.
Ia menutup sambutannya dengan mengapresiasi komitmen para pemuda yang hadir. “Kalian datang bukan untuk gaya-gayaan, tapi untuk berkontribusi. Pemuda adalah masa depan kota ini,” pungkasnya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan sambutan dalam Dialog Publik Pemuda bertema ‘BerSAMA Pemuda Berkarya Membangun Kota’ di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Editor: Vidiana Putri









