BNPB Kerahkan Armada Udara Besar-Besaran, Ungkap Fakta Baru di Balik Lonjakan Korban Bencana Sumatera

By Redaksi / 30/11/2025
IMG-20251130-WA0015

Jakarta| Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat penanganan darurat di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat setelah angka korban terus meningkat. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memimpin langsung operasi yang difokuskan pada pencarian korban, pembukaan akses terisolir, serta distribusi logistik melalui jalur darat dan udara.

Di Sumatera Utara, tercatat 166 korban meninggal dan 143 orang hilang, dengan dampak terberat di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga. Akses utama seperti jalur Sibolga–Padang Sidempuan dan Sibolga–Tarutung putus total, membuat sejumlah wilayah hanya dapat ditembus dengan helikopter.

Aceh melaporkan 47 korban meninggal, 51 hilang, dan hampir 49 ribu kepala keluarga mengungsi. Kerusakan jembatan serta terputusnya jalur Banda Aceh–Lhokseumawe membuat pasokan bantuan hanya bisa masuk lewat udara. Komunikasi darurat menggunakan jaringan satelit telah diaktifkan di titik-titik kritis.

Sementara itu, Sumatera Barat mencatat 90 korban meninggal dan 85 hilang. Lebih dari 77 ribu jiwa mengungsi akibat kerusakan infrastruktur dan longsor yang menutup jalur provinsi. Armada helikopter dan pesawat Caravan dikerahkan untuk menjangkau daerah yang belum dapat dilalui kendaraan darat.

BNPB memastikan percepatan pembukaan akses, pendataan kerusakan, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas utama dalam operasi gabungan yang melibatkan TNI, Polri, kementerian/lembaga, dan relawan.

Redaksi

Related posts

Newsletter

Dapatkan notifikasi beita terbaru.

ban11

Recent News