Motivasi Pengangguran Lewat Program POLIRAN, Kapolsek: Daripada Ngopi Nganggur, Mending Berkebun 

By Redaksi / 20/07/2025
Screenshot_2025_0720_144806

Tangerang |Di tengah hiruk-pikuk pencarian kerja yang makin sulit dan harga cabai yang makin pedas, Polsek Kronjo, Polresta Tangerang, tak mau kalah inovatif. Dalam semangat program POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran dan Pertanian) yang digagas Kapolda Banten, Polsek Kronjo memilih untuk tidak hanya mengejar maling, tapi juga mengejar semangat wirausaha warga.

Minggu (20/7/2025), dua warga Desa Gandaria, Nadi dan Marnan, secara sukarela dan tanpa honor menjadi sasaran pembinaan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Surono, di bawah komando Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, SM. Keduanya dipilih karena belum memiliki pekerjaan tetap, meski memiliki bakat alami dalam menganggur dengan konsisten.

“Kami ingin para pengangguran ini tahu, bahwa berkebun, beternak, atau jualan online bukan hanya opsi, tapi solusi. Jangan sampai nganggur tapi tetap sibuk rebahan,” ujar Bripka Surono sembari menunjuk lahan kosong yang entah sejak kapan sudah jadi tempat nongkrong kambing warga.

Selain motivasi ekonomi, warga juga diimbau agar meski belum bekerja, tetap menjaga kamtibmas. Karena keamanan tak menunggu slip gaji.

“Sekarang ini, jadi pengangguran pun harus punya kontribusi. Minimal bantu ronda, jangan malah bikin keributan karena kalah main Mobile Legends,” tambah Kapolsek Kronjo, sambil menegaskan pentingnya soft skill di era pengangguran digital.

Kegiatan ini dilaporkan langsung ke Kapolresta Tangerang, lengkap dengan dokumentasi. Foto bersama Nadi dan Marnan di depan lahan kosong yang potensial jadi kebun cabai atau tempat pelatihan start-up ayam kampung, diunggah sebagai bukti nyata kehadiran Polri yang tak hanya menjaga keamanan, tapi juga ketahanan pangan dan mental.

Warga pun menyambut positif. “Ya lumayan sih, daripada bengong,” ujar Marnan singkat, sebelum kembali duduk di bawah pohon mangga, merenungkan masa depan yang kini sedikit lebih bercabang.

Program POLIRAN pun diharapkan terus berlanjut. Karena di tengah naiknya harga sembako dan makin susahnya cari kerja, setidaknya masih ada yang peduli meskipun itu polisi yang biasanya kita hindari waktu razia.

 

Sumber: Humas Polresta Tangerang|Editor: Dodi Surya Pratama 

Redaksi

Related posts

Newsletter

Dapatkan notifikasi beita terbaru.

ban11

Recent News