Menjaga Marwah Leluhur, PJBN Gelar Puncak Acara Festival pencak silat dan Jaipong 

By Redaksi / 15/08/2023
IMG-20230815-WA0058
Spread the love

PANDEGLANG, PB|Menjelang HUT RI ke 78 Tahun Peguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) mengadakan Festival pencak silat dan adu jaipong selama 10 hari sejak tanggal 7 Agustus sampai 16 Agustus mendatang yang bertempat di Kampung Kadu Badak Desa Pagadungan Kecamatan Karang Tanjung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Minggu (13/08/2023).

Momen Menyambut Kemerdekan. RI ke 78 tahun PJBN yang di seponsori tunggal oleh pendiri dan Ketua Umum PJBN abah H. Sangadiah Festival silat dan Adu Jaipong Di Mako PJBN Pusat Di sini PJBN Mengapresiasi seluruh pelestari dan pengiat seni budaya ini adalah salah satu ikhtiar untuk menjaga melestariakan budaya Nusantara kepada anak cucu generasi penerus bangsa.

Agar tidak terbawa dengan budaya asing dan lebih bangga dengan budaya Nusantara yang kaya akan Keanekaragaman Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menganggkat dan menghargai budayanya Sendiri,” katanya.

Bunda Hj. Rekawati kami merupakan Donatur tunggal tidak sedikit pun ada dari biaya dari luar PJBN.

“Bahwa tujuan mendalam dari acara ini adalah memacu perkembangan seni budaya sebagai sarana pengembangan kreativitas anak bangsa supaya memperkenalkan seni budaya tradisional.

Melalui ajang ini, masyarakat dapat menggali wawasan dan pengalaman yang lebih dalam tentang seni budaya nusantara lebih dari itu, festival ini juga merupakan suatu pencapaian dan penghargaan bagi para peserta terbaik, sekaligus upaya nyata dalam menggali, melestarikan, dan mengembangkan gagasan serta karya kreatif yang telah dihasilkan Oleh para pelaku seni.

Hj. Rekawati menuturkan, bahwa festival seni silat dan tarian jaipong ini memiliki makna yang mendalam. Acara ini dirancang sebagai wujud semangat para pahlawan Indonesia dalam perjuangan mempertahankan dan melestarikan warisan budaya para leluhur,” imbuhnya.

Festival bukan hanya sekadar perayaan kemenangan, tetapi juga merupakan ungkapan syukur akan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78. Lebih dari itu, festival ini adalah bentuk nyata dari komitmen terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.

Dengan segala arti dan tujuan yang terkandung dalam setiap gerakan dan aktivitas, festival seni silat dan tarian jaipong ini menjadi bukti hidup semangat persatuan dan cinta tanah air.

PJBN telah sukses menggelar acara yang tidak hanya memberikan pengaruh positif dalam memelihara dan mempromosikan kekayaan seni dan budaya nusantara tetapi juga memancarkan inspirasi bagi generasi Anak bangsa mendatang.

Lebih lanjut, ketua panitia pelaksana acara bunda Anita tristiawati atau yang biasa di sapa bunda ratu langit menyampaikan alhamdulillah sukses nya acara berkat semangat juang para panitia dan doa seluruh elemen masyarakat yang sangat antusias dan pihak nya juga memohon maaf maaf apabila dalam pelaksanaan sanga kompetisi festival pencak silat dan jaipongan 2023 masih banyak kekurangan.

Kami berharap agar acara melestarikan budaya tetap di selenggarakan dalam berbagai event, dengan hadiah meraih juara satu sebesar sepuluh juta rupiah, ke dua tujuh juta lima ratus ribu rupiah dan ke tiga sebesar lima juta rupiah yang total mencapai 90 juta rupiah serta mendapatkan piala, sertifikat, dan para finalis pun di berikan uang pembinaan supaya semangat berlatih.

“Sebagai representasi cinta budaya, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, salam budaya selamatkan jati diri bangsa lewat Kultur budaya,” tutupnya (Abdulrohim)

Redaksi

Related posts

Newsletter

Dapatkan notifikasi beita terbaru.

ban11

Recent News